"Gelandang Juventus Tertawakan Real madrid"


Headline
Arturo Vidal - Getty Images
Oleh: Muhammad haikalul furqan
web - Minggu, 13 Mei 2012 | 07:47 WIB

artikelkini.blogspot.COM, Turin - Gelandang serang Juventus, Arturo Vidal, hanya tertawa saat mendengar kabar ketertarikan Real Madrid terhadap dirinya. Janji setia pun diucapkan.
Sang gelandang tampil mengesakan di musim pertamanya bersama Juventus, mengantarkan klub berjuluk Si Nyonya Tua itu merebut gelar Seri A pertama dalam sembilan tahun terakhir. Kecemerlangannya membuat pelatih Madrid, Jose Mourinho, tertarik.
Seperti dilansir Football-Italia, sambil tertawa, ia berusaha menghentikan rumor tersebut dengan berkata, “Saya senang berada di sini, kami menang ‘Scudetto’ dan saya rasa saya tak mau berpikir mengenai tim lain.”
“Fans Juve tenang saja, karena saya masih ingin memenangkan banyak lagi bersama Juventus. Kami lebih kuat dari Milan karena kami memenangkan Liga dan sebentar lagi akan menghadapi Napoli di final Piala Italia,” lanjutnya.
“Kini kami fokus pada Atalanta (laga terakhir Seri A), karena kami ingin menutup musim ini dengan status tak terkalahkan, sekaligus mempertahankan tren positif,” pungkas gelandang Timnas Cile itu.
Total, pemain berusia 24 tahun itu telah mencetak tujuh gol dari 33 pertandingan bersama Juventus.

(inilah.com)

Dunia Butuh Pembuktian Sukhoi


Headline
sergeydolya.livejournal.com
Oleh: Muhammad haikalul furqan
web - Minggu, 13 Mei 2012 | 07:01 WIB

Diberdayakan oleh Terjemahan
artikelkini.blogspot.com, Jakarta - Jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 buatan Rusia di Gunung Salak, Bogor mengejutkan dunia penerbangan global. Muncul pertanyaan, seberapa jauh kualitas Sukhoi dibandingkan produk lain?
Pesawat Rusia yang ditawarkan kepada sejumlah negara berkembang ini dianggap menjadi pesaing utama MA 60, pesawat produksi Xian Aircraft China. Pesawat komersial Rusia dan China itu kualitasnya hampir sama. Jika dibandingkan dengan pesawat buatan Amerika dan Eropa, beberapa sistemnya konon dinilai lebih baik.
Namun dibandingkan dengan pemasaran Boeing, Amerika, jelas Sukhoi masih berada di bawah. Xian Aircraft China dan Sukhoi Rusia saling bersaing, namun tidak dengan Boeing Amerika dan Airbus Eropa yang jauh lebih memasar di tingkat global.
Ada pendapat bahwa Sukhoi bahkan lebih unggul pada beberapa sistem seperti otomasi gerak pesawat dan kontrol. Begitu juga dengan Xian. Bahkan para analis menyebutkan, auxiliary power unit, sistem pendaratan dan kapabalitasnya, Xian lebih baik. Namun di tingkat global, masyarakat internasional lebih memilih Boeing ketimbang Sukhoi dan Xian yang belum banyak dipakai dalam penerbangan internasional.
Harus diakui, pengalaman profesional Rusia dan China dalam pembuatan pesawat komersial jelas belumlah sehebat dan sekelas Amerika Serikat. Sukhoi maupun Xian masih dalam proses pembentukan jatidiri menuju profesionalisme dirgantara kelas dunia dan butuh waktu lama untuk membuktikannya.
Kebangkitan industri pesawat komersial Rusia baru dimulai sejak 2000. Tujuh tahun kemudian, lahir Sukhoi Superjet 100. Pada 2008, pesawat ini melakukan uji coba terbang disusul terbang perdana pada rute komersial dari Yereven ke Moskow pada 21 April 2011. Bahkan Sukhoi menggandeng Boeing asal Amerika Serikat sebagai konsultan untuk pemasaran, manajemen desain, sertifikasi, manufaktur dan program dukungan purnajual.
Pesawat ini juga dilengkapi berbagai komponen buatan Prancis dan Inggris. Hasilnya, Sukhoi yang dijual dengan harga US$32 juta (setara Rp288 miliar) ini diklaim lebih irit bahan bakar 10 persen ketimbang pesawat di kelasnya.
Sedangkan China, mulai mengembangkan industri pesawat komersial pada 1980 melalui Xian Aircraft Company, cikal bakal produsen pesawat militer sejak 1958, mengembangkan pesawat penumpang. Xian juga mengajak Boeing sebagai konsultan dan berbagai perusahaan pesawat asal Kanada, Italia, Prancis, serta Jerman.
Dalam konteks Indonesia, Sukhoi dan Xian baru menancapkan jejaknya, masih jauh tertinggal dari Boeing dan Airbus yang sudah lebih lama mewarnai dunia penerbangan Indonesia.
Jatuhnya Sukhoi di Gunung Salak, menyulitkan kiprah Sukhoi untuk melebarkan sayap pemasarannya di sini karena terjadi pro-kontra di ruang publik mengenai perlu tidaknya membeli Sukhoi.
Bagi Sukhoi maupun Xian masih harus bekerja keras untuk menyamai kualitas pesawat Boeing (AS). Dengan musibah Sukhoi di Gunung Salak, hampir pasti butuh waktu dan energi lebih banyak untuk meyakinkan publik Indonesia agar mau memakai pesawat ini bagi penerbangan nasional.
Kepastian untuk itu sulit didapatkan selama Sukhoi lebih sering menyodorkan ketidakpastian dalam hal keselamatan dan kenyamanan. Pada akhirnya, karena kualitas Sukhoi maupun Xian secara internasional belum diakui sehebat Boeing dan Airbus, mungkin hanya maskapai-maskapai marginal yang mau membelinya. [berbagai sumber]

Bagaimana CIA Menemukan Osama?


Headline
IST
Oleh: Muhammad haikalul furqan
web - Sabtu, 12 Mei 2012 | 17:05 WIB

artikelkini.blogspot.COM, Jakarta – Sebuah buku bertajuk ’60 Minutes’ karya veteran CIA, Jose Rodriguez, mengungkap metode yang digunakan badan intelijen Amerika Serikat (AS) itu dalam menangkap Osama bin Laden.
Rodriguez yang mengabdi di CIA selama 30 tahun ini banyak membela lembaga tersebut mengenai teknik interogasi ‘memaksa’ yang mereka lakukan. Menurut Rodriguez, teknik itu sukses.
“Mereka bekerjasama setelah kami melakukan teknik tersebut. Ini kunci penting yang membuat pemerintah AS sukses menemukan kurir penting Osama,” tulisnya dalam buku itu.
Benarkah demikian? Mari lihat apa yang diketahui publik. Pada 23 November 2002 hingga 11 Januari 2003, pria yang dibina Al Qaeda sebagai pembajak ke-20, Mohammed Al Qahtani, diinterogasi selama 48 hari di Guantanamo.
Sesi interogasi itu mewajibkannya bangun pada pukul 04.00 setiap hari dan diinterogasi hingga tengah malam. Saat mengantuk, ia disemburkan air atau dipasangkan musik-musik berisik dengan keras.
Perlakuan secara konstan ini mengubah perilaku Qahtani. Menurut catatan Biro Penyelidik AS (FBI), ia menunjukkan gejala-gejala trauma psikologis esktrem. Seperti berbicara dengan orang khayalan dan mendengar suara-suara.
Berdasarkan dokumen yang dibocorkan situs WikiLeaks, sejak itu Qahtani membocorkan segalanya mengenai peristiwa terorisme 11 September 2001. Semua yang terlibat, ia ungkapkan.
Detil-detil ini tak diungkap. Versi resmi pemerintah AS menyebutkan, tahanan CIA dengan sendirinya mengungkap informasi penting mengenai topik yang ditanyakan pihak Amerika, sebelum diinterogasi dengan metode tersebut.
Tertangkapnya Osama bermula dari orang nomor tiga Al Qaeda, Abu Faraj Al Libi, yang hanya menjabat selama dua tahun karena tertangkap di Kota Mardan, Pakistan pada 2 Mei 2005.
Sebulan setelah tertangkap, Libi diserahkan ke CIA. Lagi-lagi teknik interogasi itu digunakan, meski tak melibatkan penyiksaan kontroversial dengan air, waterboarding.
Libi mengungkap bahwa pemain penting di Al Qaeda bukanlah perekrut dan mentor yang diungkap Qahtani. Melainkan kurir Osama bernama Maulawi Abd Al Khaliq Jan. Pejabat antiterorisme AS berpendapat, nama ini hanya rekaan.
Sebab itulah mereka fokus pada mentor Qahtani, pria bernama Abu Ahmed Al Kuwaiti. Pria ini bertanggung jawab mengajarkan cara berkomunikasi rahasia, selama anggota Al Qaeda berada di Amerika.
Pengakuan Qahtani bahwa Kuwaiti mengajarkan semua kegiatan operasional yang ia ketahui membuat Amerika kemudian menyadari bahwa memang benar pria inilah kunci penting Al Qaeda.
Amerika sudah tahu, Kuwaiti berperan besar membantu pelatihan pembajak pesawat saat peristiwa 11 September 2001. Sayang, baru belasan tahun kemudian mereka sadar, Kuwaiti juga merangkap sebagai kurir terpenting Osama.
Keberadaan Kuwaiti terendus pada Juni 2010, saat ia mengubah cara berkomunikasi. Yakni menggunakan ponsel. Terbuka kesempatan besar bagi Amerika untuk melacak lokasinya.
Tak butuh waktu lama, Kuwaiti terlacak berada di Peshawar, Pakistan. Agen CIA membututinya saat menuju ke sebuah rumah di Kota Abbottabad. Kuwaiti tak sadar, ia sudah membongkar persembunyian Osama.
{inilah.com}
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel Kini - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger